Total View: 2,968

image

Setelah apa yang terjadi terhadap Angeline, semoga kita bisa lebih peduli terhadap nasib anak-anak di sekeliling kita. Baik yang memiliki hubungan dengan kita maupun tidak.

Dimana-mana, banyak nasib anak-anak kecil yang terkatung-katung, dari yang tidak bisa makan, sampai yang diperdagangkan. Dibawah ini adalah kekerasan dan kekejamanan dunia kita yang menimpa anak-anak kecil.

Anak Jalanan

image

Tahukah kalian bahwa banyak anak-anak yang berusia di bawah 18 tahun terpaksa mencari nafkah di jalanan lebih dari 6 jam sehari?

Terutama di kota-kota besar, mereka memungut tiap receh untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka.

Di tahun 2009, dilaporkan paling sedikit ada 20.000 anak jalanan di Jakarta mengamen, meminta-minta dan menjadi polisi lalu-lintas dadakan.

Anak Jalanan bisa bisa dibagi atas tiga kategori:
1. 24 jam hidup di jalanan. Makan, tinggal, tidur, dan bekerja di jalan.
Tidak ada lagi kontak dengan keluarga, tidak lagi pulang ke rumah (meskipun ada). Tidak bersekolah.
2. Masih memiliki keluarga dan pulang ke rumah, sebagian ada yang bersekolah.
Kategori inilah yang meroket jumlahnya semenjak krisis 1997 melanda Indonesia, berhubung penghasilan orang tua yang menurun karena gelombang PHK dan krisis ekonomi yang melanda.
Membantu orang tua termasuk membiayai biaya sekolah menjadi salah satu alasan mereka bekerja di jalan.
3. Kelompok anak yang berteman dengan 2 tipe di atas & terkadang ikut-ikutan turun ke jalan.
Yang melihat “asyiknya” gaya hidup jalanan: bebas, punya uang, dll.
Tinggal menunggu the “crash” moment seperti dipukul orang tua, perceraian, bencana (kebakaran, penggusuran, banjir, dsb) untuk masuk dalam tipe 1 atau 2.

Pekerja Anak

image

Tidak semua pekerjaan yang dilakukan oleh anak-anak digolongkan sebagai pekerja anak.

Menurut ILO, yang disebut sebagai pekerja anak adalah pekerjaan yang menghalangi anak-anak dari masa kecil mereka, potensi mereka dan martabat mereka, dan yang berbahaya bagi perkembangan fisik dan mental.Hal ini mengacu pada pekerjaan yang:
- mental, fisik, sosial atau moral berbahaya dan berbahaya bagi anak-anak; dan
- mengganggu sekolah mereka dengan:- merampas kesempatan untuk bersekolah;
- mewajibkan mereka untuk meninggalkan sekolah sebelum waktunya; atau
- mengharuskan mereka untuk mencoba untuk menggabungkan kehadiran di sekolah dengan pekerjaan terlalu panjang dan berat.Di Indonesia sendiri pekerja anak diatur oleh undang-undang Pasal 68 UU No. 13 tahun 2003 menyebutkan bahwa pengusaha dilarang mempekerjakan anak.

Mayoritas dari jenis pekerjaan mereka menempatkan mereka bekerja dalam situasi yang buruk, beresiko terhadap kesehatan dan terabaikannya pemenuhan dan perlindungan mereka sebagai anak-anak maupun pekerja.

Mereka dibayar dengan upah dibawah upah minimum regional (UMR), bekerja dalam jangka waktu yang lama, tidak mendapatkan asuransi dan lain sebagainya.

Tingginya angka pekerja anak ini diikuti pula dengan meningkatnya jumlah anak telantar dan anak jalanan.

Perceraian

image

Ketika kedua belah pihak pasangan saling tidak menginginkan kelanjutan hubungan pernikahan mereka.

Perceraian sendiri tentunya mengorbankan anak hasil perkimpoian suami istri. Tentunya anak dikorbankan ketika orang tua mereka memilih untuk berpisah atau bercerai dan hidup sendiri-sendiri.

Mereka dikorbankan dalam hal ini mencari siapa sosok orang tua yang menjadi panutan mereka dan siapa yang nantinya akan mengasuh mereka setelah kedua orang mereka berpisah.

Pada pendataan terakhir yakni 2013, jumlah peristiwa nikah menurun dari tahun sebelumnya menjadi sebanyak 2.218.130 peristiwa. Namun tingkat perceraiannya meningkat menjadi 14,6 persen atau sebanyak 324.527 peristiwa.

Studi yang dilakukan peneliti Universitas Wisconsin Madison menyimpulkan, anak dengan orang tua bercerai memiliki prestasi yang tertinggal jatuh dibanding rekan sebaya mereka dalam bidang matematika dan sosial. Mereka juga lebih mungkin menderita kecemasan, stres dan rendah diri.

Pelecehan Seksual

image

Jika kita mundur ke belakang beberapa tahun silam, muncul kasus di mana anak-anak balita di Jakarta International School disodomi oleh beberapa petugas di sekolah tersebut. Mereka mengaku disodomi oleh beberapa orang.

Dan jika KALIAN maniak internet tentunya hampir tidak asing lagi dengan istilah Deep Web. Di dalam deep web banyak sekali konten pornografi anak-anak yang dikhususkan untuk para pedofil.

Pelecehan seksual pada anak adalah tindakan berupa menyentuh atau meraba demi mencapai kepuasan seksual sang pelakuBeberapa contoh tindakan pelecehan seksual yang ada unsur perabaan/menyentuh pada anak adalah :
- Meraba bagian kemaluan anak atau bagian intim lain untuk kepuasan seksual
- Menyuruh anak meraba bagian kemaluan orang lain, bermain kegiatan seksual atau melakukan hubungan seksual dengan cara memasukkan tangan/lidah/penis atau barang-barang ke dalam vagina, ke dalam mulut atau anus untuk kepuasaan seksual.

Beberapa contoh tindakan pelecehan seksual yang tidak ada unsur perabaan/menyentuh pada anak adalah :
- Memperlihatkan film porno ke anak
- Memperlihatkan kelamin orang dewasa ke anak-anak
- Mengambil foto anak dalam pose seksual
- Memaksakan anak mendengar atau menonton kegiatan seksual
- Menonton anak membuka baju di kamar mandi.

Dalam data Komisi Nasional Perlindungan Anak, tercatat sejak dari tahun 2010 di negeri kita telah terjadi lebih dari 21.600 kasus kekerasan dan pelecehan seksual pada anak.

Dan mirisnya setiap tahun angka kasus kekerasan dan pelecehan seksual pada anak-anak indonesia angkanya melonjak.

Dari data angka itu, 50 persen lebih adalah korban kekerasan seksual, dan sangat miris sekali bahwa pada umumnya, kasus kekerasan seksual yang terjadi pada anak justru pelakunya adalah orang-orang terdekat atau dilakukan oleh keluarga atau orang-orang rumah dan sekolah.

Bagi anak-anak, Rumah dan sekolah adalah surga bagi mereka, tempat mereka mengadu setiap permasalahan mereka, namun pada banyak anak-anak kita, ternyata rumah dan sekolah yang selama ini menjadi surga malah seperti penjara atau justru menjadi neraka.

Perdagangan Anak

image

Alasan kemiskinan dan ketidak mampuan ekonomi mendorong orang tua menjual darah daging mereka sendiri. Tidak sedikit orang tua yang menjual anaknya hanya karena tidak mampu membayar biaya persalinan.

Hal ini seperti terjadi pada Angelina. Ibu kandung Angelina tidak mampu membayar biaya persalinan sehingga memberikan hak asuh Angelina kepada ibu asuhnya.

Kondisi geografis Indonesia, dan faktor ekonomi di Indonesia menjadi celah bagi para pelaku perdagangan anak-anak. Pada tahun 2005, UNICEF and Inter-Parliamentary menyebutkan bahwa praktik perdagangan anak telah mengasilkan hingga US$10 milyar per tahun (Harper, 2009). Namun demikian, dengan sifat yang tak terlihat dan bergerak secara rahasia, praktik ini menjadi sangat sulit untuk diketahui jumlah korbannya secara global. Sejauh ini, diperkirakan sekitar 1,2 juta anak diperdagangkan setiap tahun di seluruh dunia (UNICEF Indonesia, 2010).

Perang

image

Peperangan apapun alasannya tidak dapat dibenarkan. Menang menjadi arang, kalah menjadi abu. Peperangan di era modern tidak hanya melibatkan tentara dan senjata saja, tetapi juga warga sipil menjadi korban.

Dan diantara banyaknya korban warga sipil tidak sedikit pula anak-anak yang menjadi korban.Tidak ada yang pasti berapa jumlah korban anak-anak yang menjadi korban di seluruh dunia. Yang pasti jumlahnya ditaksir ribuan anak menjadi korban.

Semoga kematian adik kecil kita Angeline bisa membuka mata kita akan betapa pentingnya pengawasan kita pada anak-anak kita.

Dan semoga kita tidak lengah dalam pengawasan kita sebagai orang tua dalam menjaga anak. Jangan pernah sungkan untuk melaporkan ke KPAI ketika kita melihat tindak kekerasan yang dilakukan pada anak.

Karena semua yang terjadi adalah kurangnya keberanian kita untuk membuka mulut sehingga ketika sudah terjadi suatu kejadian kita bingung siapa yang patut disalahkan.

Tolong artikel ini di-share untuk membuka mata teman-teman dan sanak saudara.

(Visited 344 times, 1 visits today)
 

0 Comments

You can be the first one to leave a comment.

Leave a Comment

 

You must be logged in to post a comment.